(catatan yang tertunda) Menempuh Jarak 25 Km , lintas pantai , Coast To Coast Night Trail 2016.

Kiaracondong, Sabtu 05.20

Kereta api ekonomi pasundan membawa kita berperjalanan ke Yogyakarta, seperti biasa 8 jam perjalanan kami tempuh. 10 bangku kereta api ekonomi kami booking beberapa waktu sebelumnya.

kebetulan personil yang ikut waktu itu 10 orang. kali ini kita akan kembali piknikRun 🙂 .

sekitar pukul 14.00 kereta tiba dengan sempurna di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Tujuan kami selanjutnya tentunya ke penginapan dan makaaaaann.

Lempuyangan , Yogyakarta
Kumpul Indorunners Yk – Indorunners Bdg di Benteng Vredeburg

sore itu kebeneran Kak Arie , koordinator Indorunners Bandung sudah lebih dahulu tiba di Yogyakarta dan mengkoordinir pengambilan Racepack.

Racepack apa lagi sih ?? Race lagii ?? 

Tentunyaaa…

kali ini pasukan Indorunners Bandung memilih partisipasi di Race Coast To Coast Night Trail 2016.

00.00 Edu Hostel Yogjakarta.

Seperti biasa , setiap race kita harus bangun lebih pagi dari biasanya. Malam menjelang subuh itu kami harus bersiap siap berangkat menuju lokasi Shuttle Bus di Malioboro dan akan menembuh perjalanan ke Parangtritis.

Persiapan sebelum race , pasang hypafix menghindari blister
Pasukan Suka Lari lalu Foto 😂

02.30, Parangtritis Yogyakarta

Tepat pukul 02.30 shuttle bus yang kami tumpangi sampai di Parangtritis, tepatnya di Pantai Parang Kusumo.

Subuh itu cuaca kurang bersahabat, angin dan hujan gerimis tiba-tiba turun.

sejenak kami melihat jam ditangan kami, dan mengingat bahwa ada beberapa teman kami yang sudah terlebih dahulu Start berlari karna mengikuti kategori 50K. kami berteduh di Start Gate, sambil menunggu Start yang akan di mulai pukul 04.00 untuk kategori 25K. subuh itu cuaca semakin tidak bersahabat, angin kencang dan hujan yang cukup deras membuat kami mengantuk dan akhirnya memilih tidur sebentar sambil menunggu race dimulai.

Tim Pindang 😂

jam setengah 4 , hujan masih belum reda, masih gerimis . sedangkan start akan dimulai sebentar lagi. masih dalam keadaan gerimis , kita merapat ke Garis Start, lengkap dengan peralatan perang seperti Headlamp dan Goresek tentunya (Goresek adalah Jas Hujan dari keresek seharga 10 ribuan hahaa).

BIB – Coast To Co

Lagu Indonesia Raya pun Bergemuruh di Pinggir Pantai Parang Kusumo.

Start  dimulai..

Rute yang kami tempuh cukup panjang. dimulai dari start Pantai Parang Kusumo, kita harus menyusuri Pantai Parang Kusumo menyusurinya sampai ujung Pantai Parang Tritis. angin menerpa tubuh kami tanpa pikir panjang, udara lembab khas pantai terasa ke kulit kami. satu persatu pelari lain kami lewati, kebetulan pagi itu kami berlari tidak terburu-buru sambil menikmati suasana pantai menjelang pagi (sebenernya masih gelap total sih hahaha).

WhatsApp Image 2016-09-09 at 10.56.02 (4).jpeg
keluar hutan ketemu jalanan nanjak
Tanjakannya Cakep – 06.00 IMOGIRI

jam setengah 6 , di penghujung pantai sebelum masuk ke hutan kami melakukan ibadah solat subuh, dipinggiran pantai.

perjalanan masih panjang, setelah rute pantai habis kita harus memasuki hutan. dan satu lagi, TANJAKAAANN.. HAHAHA.

setelah menyelesaikan kurang lebih 7Km Parang Kusmo – Parang Tritis kami mulai memasuki hutan dan tanjakan. sekitar bukit paralayang parang tritis tepatnya.

sekitar jam 6 an kami memasuki Water Station 1, mulai memasuki hutan yang didominasi jalanan bebatuan. ditengah perjalanan yang sudah cukup melelahkan, kita nemu pelangi, yes tambahan pemandangan indah waktu berlari adalah salah satu bentuk penyemangat. selain teman-teman yang berlari bersama-sama pemandangan indah juga menjadi 1 poin plus yang membuat race tidak berasa berat.

WhatsApp Image 2016-09-09 at 10.22.47.jpeg

pelangi di tengah perjalanan

WhatsApp Image 2016-09-09 at 10.22.46 (2).jpeg

look at the sky 🙂

perjalanan kami lanjutkan , sekitar pukul 8 kami kembali memasuki desa yang didominasi oleh jalan tanjakan dan menurun. ditengah-tengah perjalanan kami bertemu dengan teman-teman pelari di kategori 50K. mereka terlihat cukup kelelahan, karna semalaman diguyur hujan deras, dan trek yang didominasi oleh tanjakan sadis, tapi kelihatannya mereka terlihat cukup menikmati. kami bertemu mereka di trek sekitar 15km an.

WhatsApp Image 2016-09-09 at 10.32.13.jpeg

selfie dulu sama bapak petani biar makin semangat

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-56-02
rute cantik, lewat sawah masuk hutan lagi

makin siang trek yang kita tempuh makin cakep, alias tanjakan drastis lalu turunan, masuk hutan keluar hutan, kejalan lagi. akhirnya kita ketemu water station selanjutnya.

support water station di race coast to coast night ultra 2016 ini cukup baik, salah satu nya dari p*cari yang sudah biasa mensupport race race, selain air mineral di ws juga tersedia bakpia, haha.. lumayan ngeganjel perut.

di water station 2 ini merupakan puncak view terbaik, setelah menempuh tanjakan kita disuguhi pemandangan pesisir pantai Parang Tritis dari jauh dan juga view Gunung Merapi dan Merbabu.

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-22-46-1

view Merapi Merbabu dari kejauhan, lelah yang terbayarkan

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-22-46

view pesisir pantai Parang Tritis , maka Nikmat Tuhan Mana Yang Kau dustakan 🙂

cuaca lembab dan panas khas pesisir pantai mendominasi lari kita pagi menuju siang itu, semakin siang semakin ngantuk.

kebetulan saya, andri, adi dan teh nita adalah kloter terakhir dari anak anak indorunners, alias lari belakangan karna banyak poto hahahaa.

mulai ngantuk, kelaparan, sambil lari sambil “nundutan” bahasa sundanya mah.

jam sudah menunjukkan pukul 10.00 masih 8 km lari lagi. keluar hutan, masuk hutan, keluar lagi sampai juga di puncak pemandangan yang terlihat jelas pesisir pantai parang tritis.

cuaca semakin panas, di water station selanjutnya, entah ws berapa saya lupa, minuman yang tersedia sudah tidak dingin..

hmmm sedangkan sebentar lagi kita masuk ke rute gumuk pasir.

saya kira, rute gumuk pasir itu di jalan raya sekitar gumuk tersebut, ternyataaaa….

kita harus “nyebrangin” gumuk pasir parangkusumo yang siang itu panasnya ampuunnnnnnnnnn ~

sempat mengalami salah rute dan sempat kembali ke rute yang sebenarnya, waktu sudah menunjukkan pukul 10.30 ….

coast to coast night ultra trail 25K ini menempuh jarak 25 kilometer, menyusuri pantai parang kusumo, parang tritis, masuk ke pedesaan puncak parang tritis, kedaerah desa imogiri, dan kembali lagi menyebrangi desa desa entah berapa desa yang akhir nya berujung di gumuk pasir parang kusumo.

harus ditempuh dalam waktu 7 jam sajah , alias jam 11 adalah Cut Off Time.

hmmmm.. panas, lelah, jarak yang kami tempuh masih lumayan jauh sekitar 5-6K.

sisa waktu yang kami punya tinggal 30 menit lagi.

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-56-02-3
Gumuk Pasir Parang Kusumo

Nah,ini dia trek cakep yang disuguhin di Coast To Coast Night Ultra Trail, GUMUK PASIR PARANG KUSUMO.

gumuk pasir yang kalo siang panas pisaaan, harus dilewatin bukit demi bukit, 1 bukit, 2 bukit, 3 bukit, duhh kok banyak banget ternyata bukit pasirnya.

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-56-02-1
panasnya Gumuk Pasir Parang Kusumo

akhirnya kita denger suara riuh dari jauh, hore udah mau masuk ke jalan raya nih..

ternyata, yang kita temuin tambak udang, dan suara riuh tadi bukan suara lalu lintas di jalan raya tapi suara mesin dari pertambakan udang tersebut, haha kena deh..

panas yang semakin memuncak di gumuk pasir membuat kita ingin segera sampai di Finish Line. AIR!!!! yaaaap kita cuma butuh air dingin buat guyur kepala.

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-56-02-2
mbak, udah kecapekan panas panas masih sempet selfie ? hahaha

setelah masuk kehutan , akhirnya kita sampai ke landasan paralayang, yang artinya dibelokan depan kita sudah masuk ke pantai parang tritis lagi.

sudah sampai ke belokan, Finish Line yang terlihat terasa kecil sekali. masih jauh. sudah jam 10.55. “ah ini mah kejadian lagi kaya BTS, over COT beberapa menit, pasrah aja deh yang penting sampe finish dapet air..ujar saya dalam hati sambil tetap berlari”

teman-teman lain nya (sisa 4 teman lagi dibelakang saya) sudah masuk terlebih dahulu ke garis finish, seperti biasa kehangatan di tim kami adalah melakukanpenyambutan kepada teman-teman yang baru masuk finish line..

alhamdulillah finish juga di jam 11.16 . over COT. haha

img-20160207-wa0062.jpg
finish line , parang tritis 11.16

“selamatttt ya tehh aninn,,, masuk finish jugaa hahaha”.

lelah yang dari tadi kerasa seketika hilang karna disambut oleh teman-teman di finish line. mereka udah dikalungin medali lengkap dengan finisher tee.

“teh.. cepet lapor udah finish, ambil medal sama racepack..ujar richo sambil menghampiri saya yang sedang istirahat dibawah pohon.”

WhatsApp Image 2016-09-09 at 10.22.46 (3).jpeg
Post Trail Running – Hideung ~

“wah.. emang masih dapet? kan udah COT koh..”

“gak kok teh, COT nya di tambahin jadi jam 12.00..”

seketika saya berdiri dan yang pertama saya ingat adalah akew, adi dan teh nita yang belum sampe finish dibelakang. karna sama seperti saya mereka tau bahwa COT di jam 11.00.

alhamdulillahnya mereka sampai 5 menit sebelum jam 12.00.

siang itu kita mengakhiri race dengan bahagia dan alhamdulillah semua sehat tanpa keram dan cedera. diakhiri refreshment yang bener-bener bikin perut kenyang, mulai dari Es Cingcau Hijau, sampai Nasi plus ikan bakar lengkap.

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-32-13-3

Finish Strong

whatsapp-image-2016-09-09-at-10-32-13-2
Team Indorunners Bandung
img-20160208-wa0011.jpg
FINISH, Yeaaayyy.

” Berlari untuk kami adalah salah satu cara untuk mengekspresikan diri.

Memperkaya energi positif dalam tubuh dan tentunya menyuntikkan hormon kebahagiaan yang didapat dari lelarian.”

Kalau ditanya kapok atau gak ?

Jawabannya , pasti nggak.

Masih ada Coast To Coast Night Ultra 2017.

Sampai ketemu di lelarian lelarian selanjutnya.

#MARILARI

Official Video COAST TO COAST NIGHT TRAIL ULTRA 2016

Tinggalkan Balasan